Jumat, 12 September 2014

perbatasan

Mungkin saat ini saya masih bisa memendamnya dalam diam, atau bahkan membiarkannya hilang bersamaan rintik hujan di luar. Mungkin sekarang semesta sedang mempermainkan saya, atau bahkan saya yang menjadi dalang penentu jalannya pertunjukan. Mungkin saya bisa mencari tabib dan bertanya 'apakah anda bisa menutup luka hati saya yang menganga?' Kemungkinan yang entah harus saya semogakan atau ditiadakan, saya bingung, sebenarnya kamu ini penawar atau penyebab semua luka? Kamu enggan membuat rindu membenci saya, tetapi kamu senang mengirimkan luka lewat perantara. Dan pada akhirnya pertanyaan saya hanya satu, kenapa? Kenapa kau tidak meluruhkan saja saya bersama hujan yang turun? Biar saya berlalu dan tak terlalu lama menunggu di perbatasan waktu.

(Randit Firmansyah)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar