Ketiadaan akan ada pun menjadi tiada.
Busur melesat menembus jiwa dari detik cakrawala yang melambat.
Padaku dan padamu goresan takdir ditempatkan.
agar berdiam saja menetap pada suatu masa.
Peran telah dipersiapkan, kostum telah dikenakan.
Cukup meninggalkan jejak hidup yang bernama sejarah.
Kitapun pada akhirnya hanyalah bagian dari waktu,
Terus berputar didalam lingkaran yang sama.
(Randit Firmansyah)