Kamis, 14 Januari 2016

Ironi

Apa cuma aku yang menyimpan baik-baik kenangan kita, tapi kamu tidak?
Apa cuma aku yang berharap kamu menyimpan kenangan itu juga?

Apa karna aku tidak ada artinya di hidup kamu, itu sebab kamu tidak menyimpan kenangan apapun terkait tentang aku?

Betapa sakitnya.

Bahkan kamu tidak sedih sedikit pun disaat kenangan tentang 'kita' hilang walaupun hanya separuh.

Apa ini pertanda?
Pertanda bahwa memang kamu tidak pernah menempatkan aku ditempat spesial dihatimu?

Ironis.

Memang hanya aku yang berharap.
Memang hanya aku yang ingin berada ditempat itu.
Maaf. Aku hanya seorang pengharap yang mencintaimu.
Dan aku berharap, kamu mencintai seorang pengharap sepertiku.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar