Sabtu, 20 Februari 2016

[Inginku]



Inginku bersekongkol dengan waktu
Perlambat detik yang berdetak hingga tak mau maju
Agar kamu tak pergi dan terus di sampingku

Inginku bersekutu dengan rintik hujan
Walau badai makin deras tapi tetap kubiarkan
Agar kamu dan aku merapat di bawah payung kebasahan

Inginku berterima kasih pada macetnya Jakarta
Saat mobil kita terhenti kamu pun bersuara
Mendengar nyanyianmu membuat telingaku berbahagia

Inginku menyampaikan segalanya padamu
Maka di sinilah aku berpuisi dengan macet, hujan, dan waktu
Karena aku tidak sanggup menatap kedua matamu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar