Aku ingin kalian yang membaca setiap kata dalam tulisan ini,
memahami bahwa aku tidaklah gila.
Bahwa aku sedang berjuang.
Setiap orang berhak memilih dalam hidupnya,
Aku memilih untuk menemui sang pencipta.
Berdiskusi tentang segala hal yang Ia telah perbuat.
Didunia ini, manusia harus menjalani yang telah tertulis.
Bukankah terlalu kejam untuk mahluk yang diberi pikiran?
Mereka yang berteriak tentang kemerdekaan,
Yang selalu nyaring dalam membela hak asasi.
Namun, kenapa tidak ditujukan kepada Sang Pencipta?
Mungkin terlalu takut dibakar.
Jangan sebut aku pengecut,
tidak banyak orang yang berani berjalan sejauh langkahku,
Sebutlah aku pejuang.
Jangan sebut aku gila,
sebab hidup mu sekarang sedang kubela.
Sebutlah aku telah tiada.
(Randit Firmansyah)